Minggu, 19 Juni 2022

 Hari ini, sepertinya saya tidak banyak berbuat baik. Jadi saya juga tidak ingin meminta banyak kepada Tuhan.

untuk melaksanakan salat saja sanagt berat, semoga Allah maafkan saya.



Senin, 01 Mei 2017

KeepVid Android : The Legend Is Back

Kalian generasi awal Web 2.0 tentu tak asing dengan KeepVid, yah KeepVid.com adalah website yang menyiapkan layanan untuk mendownload video/audio dari sebuah website. Generasi awal Web 2.0 sangat akrab dengan layanan yang disiapkan oleh KeepVid namun sejak Smartphone dan Tablet menjadi perangkat standar secara umum dalam mengakses internet KeepVid tersisih bersama para pengguna setianya.

Tahun 2017 di usia 10 Tahun, KeepVid bangkit kembali. Aplikasi Mobile KeepVid dirilis untuk para pengguna android.


Sumber : http://keepvid.com/keepvid-android

Pengalaman 10 Tahun menyediakan layanan tools untuk mendownload video/audio dari web menjadikan Aplikasi KeepVid sangat powerfull untuk mendownload video/audio dari berbagai situs. Dari segi penggunaan, seperti layanan di websitenya aplikasi KeepVid juga sangat mudah digunakan. Namun sayang, seperti aplikasi sejenis, mungkin karena melanggar aturan youtube KeepVid tidak tersedia di Play Store. Aplikasi KeepVid dapat didownload di website resmi KeepVid ( http://keepvid.com/keepvid-android ). Atau dengan memindai barcode di bawah


Setelah aplikasi terdownload dan terinstall silahkan dijajal dan buktikan sendiri kehandalan KeepVid. (WALL)

Minggu, 19 Februari 2017

Indonesia Ingin Melebihi Silicon Valley


Sumber Ilustrasi : openphoto.net

Perkembangan teknologi informasi di Indonesia semakin cepat. Bukan hanya dalam dunia bisnis, infrastruktur IT juga semakin terintegrasi ke dalam pemerintahan. Seperti dilansir dari bppt.go.id, Deputi Kepala BPPT (Badan Pengkajian Dan Penerapan Teknologi) Bidang Teknologi Informasi, Energi dan Material, Hammam Riza mengungkapkan bahwa Teknologi Informasi khususnya IT security akan mampu mengubah paradigma pemerintah dan dunia bisnis di Indonesia.

"Saya meyakini arah pengembangan IT saat ini akan mengarah kepada pengembangan sistem IT untuk e-pemerintah dan e-bisnis", ungkapnya dalam sebah wawancara.

Dengan pembangunan infrastruktur IT yang baik, dirinya merasa yakin akan membawa manfaat yang besar bagi masyarakat, karena semua proses akan lebih baik dan efesien apabila masyarakat mampu memanfaatkan IT semaksimal mungkin.

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa pemerintah memandang penting pembangunan yang ditunjang oleh aspek IT. Hal tersebut bisa dilihat dari maraknya perkembangan e-commerce di Indonesia.Dirinya juga akan meminta kepada kemnterian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) untuk mengeluarkan regulasi yang mengatur tentang e-commerce.

Sebagai negara yang perkembangan IT-nya semakin pesat, Indonesia bisa melebihi apa yang ada di Silicon Valley, Amerika Serikat. "Kita ingin melebihi apa yang kita lihat di Silicon Valley, California. Kita ingin ada pusat unggulan di setiap daerah sebagai tekhnopark, tempat dimana seluruh inovasi produk dihasilkan, yang manfaatnya akan terasa langsung ke masyarakat", pungkasnya.

Dirinya juga mendukung program pemerintah yang mengembangkan 100 technopark di Indonesia. Hammam juga berharap bahwa di setiap daerah akan muncul tekhnopark dengan basis yang berbeda-beda, seperti berbasis maritim, pangan dan agro. Dan IT akan sangat berkontribusi dalam seluruh pengembangan tersebut. (ATK)

Sumber: http://www.bppt.go.id/teknologi-informasi-energi-dan-material/2556-bppt-indonesia-bisa-lebih-dari-sillicon-valley

Kamis, 16 Februari 2017

Manusia-Babi : Juru Selamat Kelangkaan Organ Transplantasi

Sumber Ilustrasi : openphoto.net
Proyek Chimera merupakan salah satu penelitian yang paling dibicarakan saat ini bukan hanya bagi praktisi medis maupun biologi, tetapi juga masyarakat luas. Bagaimana tidak, proyek ini berhasil menciptakan makhluk hibrida, gabungan antara manusia dan hewan di dalam laboratorium. Hasil ciptaan tersebut oleh para ilmuwan kreatornya diberi nama Chimera.

Adalah Salk Institute yang menjadi leader dalam tim internasional yang menggawangi proyek ini. Chimera sukses diciptakan dengan menginjeksi sel-sel manusia ke dalam janin babi yang kemudian dibiarkan matang bersama.

Meskipun organ manusia berkembang lebih lambat dibanding organ babi, namun keduanya memiliki tingkat kemiripan yang sangat tinggi.

Kepada National Geographic, Juan Carlos Ispzua, salah satu peneliti Salk Institute mengungkapkan bahwa konsep chimera tidak begitu rumit, tetapi  butuh waktu selama 4 tahun dan kerja sama lebih dari 40 orang ilmuwan supaya “adonan” percampuran sel-sel tersebut tepat dan bisa terus hidup.

Salah satu momen krusial dalam proyek penelitian ini adalah menentukan momen yang tepat untuk mulai mencampurkan sel-sel manusia ke janin babi. Jika waktunya tidak tepat, janin kemungkinan besar akan mati. Oleh karenanya penentuan waktu pencampuran sangatlah penting.

Jun Wu, kepala proyek penelitian ini mengungkapkan bahwa mereka telah menggunakan tiga jenis sel manusia, di mana ketiganya merupakan perwakilan dari tiga tingkat perkembangan manusia.

Pada tingkat pertumbuhan yang tepat, anggota tim peneliti melakukan penanaman sel-sel manusia pada janin babi. Kemudian tim memasukkan janin-janin tersebut dalam rahim babi dewasa dalam jangka 3 sampai 4 minggu. Setelah itu janin diambil kembali, lalu dianalisis oleh tim.

Dengan perlakuan seperti itu, tim peneliti mampu menghasilkan 186 janin chimera dan diperkirakan tiap-tiap janin mengandung satu di antara seratus ribu sel manusia.

Dengan kemajuan yang ditunjukkan oleh proyek ini, ilmuwan yang tergabung di dalamnya berharap hasil-hasil tersebut akan memperbesar kesempatan untuk mengatasi persoalan sulitnya memperoleh donor organ manusia oleh pasien yang membutuhkan. Data menunjukkan bahwa di Amerika rata-rata 22 pasien meregang nyawa sewaktu menunggu donor organ untuk ditransplantasi. Di sisi lain, tiap 10 menit, ada pasien baru yang membutuhkan organ dan masuk daftar tunggu,

Walaupun mempunyai tujuan yang mulia untuk kepentingan kemanusiaan, namun pemangku kebijakan hingga saat ini masih melarang penggunaan dana publik untuk investasi pada jenis penelitian seperti ini. Oleh karenanya, perkembangan penelitian ini didanai sepenuhnya oleh pihak swasta agar chimera bisa terus berkembang dan berguna bagi kepentingan manusia. (FUH)


Selasa, 14 Februari 2017

Fisik Smartphone Mampu Ungkap Informasi Penggunanya

Jejak-jejak molekuler yang tertinggal pada permukaan fisik smartphone mampu mengungkap sebagian besar informasi dan gaya hidup penggunanya. Sekelompok ilmuwan di San Diego, Amerika Srikat, telah berhasil membuat sketsa gaya hidup dari pengguna smartphone yang dijadikan sampel, seperti obat-an, lokasi yang dikinjungi, makanan kesukaan, informasi kesehatan, dan lain-lain.

Pieter Dorrestein, profesor ilmu farmasi di UC San Diego School of Medicine, yang juga merupakan penulis utama dalam penelitian tersebut menyampaikan bahwa jejak molekuler akan mengungkap jenis sabun, lotion, sampo, kosmetik, menu makanan, tipe minuman, obat-obatan, bahkan bahan pakaian yang digunakan.

Sumber gambar : www.pexels.com

Dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, yang diterbitkan oleh para peneliti, mereka menggunakan teknik yang disebut spektrometri massa, yang mengukur karakteristik molekul dengan mengubahnya menjadi ion. Informasi dari molekul ini juga dapat mengungkap benda-benda lain, seperti jeruk, kafein, bumbu dan rempah-rempah. Beberapa jenis jejak berusia berbulan-bulan, sehingga membuat telepon genggam dapat menyediakan cukup informasi dari sketsa gaya hidup.

Informasi-informasi yang didapat tesebut, diperoleh terutama melalui sentuhan pengguna, dan juga kontak suatu permukaan di tempat pengguna meletakkan ponselnya. Dorrestein juga menambahkan bahwa informasi ini didapat dengan hanya memproses dua persen data yang ada. Melalui penelitian lebih lanjut, suatu saat jejak molekuler dapat dimanfaatkan dalam bidang forensik dan pengungkapan profil pelaku kriminal.

"Dengan pendekatan ini, kami dapat membuat profil gaya hidup seseorang untuk mempersempit pencarian (pelaku kriminal), kemudian bukti fisik lain seperti DNA atau sidik jari akan mengarahkan kita pada pelaku sebenarnya." ungkap Dorrestein.

Sumber : http://nationalgeographic.co.id/berita/2016/11/jejak-molekuler-pada-smartphone-bisa-mengungkap-gaya-hidup-penggunanya

(ATK)

Sabtu, 11 Februari 2017

Dampak Teknologi : Teknologi 'Paksa' Karyawan untuk Lembur

Teknologi diklaim buat karyawan lebih produktif, tapi di sisi lain juga telah 'memaksa' untuk bekerja lebih panjang (Spencer Platt/Getty Images)

New York, CNN Indonesia -- Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Pew Research menemukan bahwa teknologi dapat membuat manusia lebih produktif, tapi memperpanjang waktu bekerja.

Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan 535 orang pada September 2014. Hasilnya, 46 persen pekerja di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa internet, email dan ponsel telah menaikkan produktivitas mereka. Hanya tujuh persen yang menganggap sebaliknya.


Uniknya, dengan jumlah yang hampir sama, 35 persen para pekerja mengatakan bahwa teknologi telah memperbanyak jam kerja mereka setiap hari.

"Bagi sebagian besar pekerja kantoran saat ini, hidup dengan pekerjaan artinya hidup secara online," tulis peneliti dikutip dari The Register, Jumat (2/1).

Menurut Direktur Pew, Lee Rainie, batas di antara pekerjaan, tempat bekerja dan rumah awalnya memang sangat jelas. Namun teknologi mengubah keadaan ini secara total.

"Orang-orang lebih banyak melakukan pekerjaan di rumah," ujar Rainie.

Di Amerika, orang-orang bekerja hingga 1,790 jam dalam satu tahun. Berbeda dengan negara lain yang rata-rata hanya berkisar 1.765 jam. 

Dalam sebuah penelitian sebelumnya yang dilakukan pada 2013, menunjukan bahwa 94 persen dari pengguna internet di AS yang menjadi responden mengatakan bahwa internet adalah hal yang sangat penting untuk melakukan pekerjaan mereka.

Artinya, terlihat jelas bahwa teknologi modern telah mengubah dan mempengaruhi cara manusia bekerja.

(eno/eno)

Apakah anda yakin ingin membeli PC ?

PC (Personal Computer) sebagai komputer untuk kebutuhan personal semakin ditinggalkan. Posisi PC sebagai komputer yang membantu kerja sehari-hari manusia sudah dianggap tidak lagi sejalan dengan zaman yang lebih dinamis dengan aktivitas mobile yang sangat tinggi. Perangkat kumputer dituntut untuk lebih praktis dan mudah dibawah ke mana-mana, kondisi ini mengubah minat masyarakat dari PC ke perangkat komputer yg lebih praktis seperti Laptop dan smartphone atau tablet. 
Keberadaan PC saat ini berubah fungsi menjadi komputer untuk kebutuhan-kebutuhan khusus seperti Desain Grafis, Pemrograman, Pengolahan Audio-Video, Game, sampai ke Komputer khusus untuk Server. Perubahan ini sangat dirasakan oleh para penjual komputer. Dulu sangat umum dijumpai orang tua membelikan PC untuk anaknya yang jelas bukan seorang geek, sekarang jika ada orang tua yang membelikan komputer untuk anaknya biasanya mereka hanya membelikan laptop atau tablet dan itu dianggap sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan aktivitas digital anaknya. 
Jadi jangan heran jika saat anda membeli PC Si Penjual akan melirik anda untuk menilai apakah anda betul-betul ingin membeli PC atau anda adalah salah seorang pembeli yang salah alamat.
Apakah anda yakin ingin membeli PC ?

(WALL)

Sumber gambar https://www.wikiwand.com/id/Komputer_pribadi