Sumber Ilustrasi : openphoto.net
Perkembangan teknologi informasi di Indonesia semakin cepat. Bukan hanya dalam dunia bisnis, infrastruktur IT juga semakin terintegrasi ke dalam pemerintahan. Seperti dilansir dari bppt.go.id, Deputi Kepala BPPT (Badan Pengkajian Dan Penerapan Teknologi) Bidang Teknologi Informasi, Energi dan Material, Hammam Riza mengungkapkan bahwa Teknologi Informasi khususnya IT security akan mampu mengubah paradigma pemerintah dan dunia bisnis di Indonesia.
"Saya meyakini arah pengembangan IT saat ini akan mengarah kepada pengembangan sistem IT untuk e-pemerintah dan e-bisnis", ungkapnya dalam sebah wawancara.
Dengan pembangunan infrastruktur IT yang baik, dirinya merasa yakin akan membawa manfaat yang besar bagi masyarakat, karena semua proses akan lebih baik dan efesien apabila masyarakat mampu memanfaatkan IT semaksimal mungkin.
Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa pemerintah memandang penting pembangunan yang ditunjang oleh aspek IT. Hal tersebut bisa dilihat dari maraknya perkembangan e-commerce di Indonesia.Dirinya juga akan meminta kepada kemnterian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) untuk mengeluarkan regulasi yang mengatur tentang e-commerce.
Sebagai negara yang perkembangan IT-nya semakin pesat, Indonesia bisa melebihi apa yang ada di Silicon Valley, Amerika Serikat. "Kita ingin melebihi apa yang kita lihat di Silicon Valley, California. Kita ingin ada pusat unggulan di setiap daerah sebagai tekhnopark, tempat dimana seluruh inovasi produk dihasilkan, yang manfaatnya akan terasa langsung ke masyarakat", pungkasnya.
Dirinya juga mendukung program pemerintah yang mengembangkan 100 technopark di Indonesia. Hammam juga berharap bahwa di setiap daerah akan muncul tekhnopark dengan basis yang berbeda-beda, seperti berbasis maritim, pangan dan agro. Dan IT akan sangat berkontribusi dalam seluruh pengembangan tersebut. (ATK)
Sumber: http://www.bppt.go.id/teknologi-informasi-energi-dan-material/2556-bppt-indonesia-bisa-lebih-dari-sillicon-valley

